Kajian Tarawih Ramadhan Perspektif Milenial




Ramadhan Perspektif Milenial

Oleh Prof. Dr. KH. Ahmad Zahro

Tausiyah Tarawih 6 Mei/2 Ramadhan

Di Masjid Nasional Al Akbar

Ashhabul Kahfi adalah anak2 milenial pertahankan aqidah tidur 309 tahun dalam gua. Sumpah pemuda itu diperjuangkan para milenial. Sudirman jadi jenderal pada usia 28 tahun. Mbah Wahhab mendirikan Nahdlatul Ulama sebelum usia 30 tahun.

Milenial jadi penerus jihad kaum dewasa. Ada hadits instruksikan segera nikah kalau sudah mampu kalau belum mampu maka berpuasa. Gelora birahi itu bergejolak maka peredamnya menurut Nabi itu dengan menikah. Puasa itu perisai gejolak nafsu birahi.

Bagi orang yang biasa ke masjid, biasa berinteraksi dengan jamaah maka instruksi Nabi ini sangat menyentuh. Dengan puasa, gelora birahi bisa terkendali, walau dengan susah payah. Dengan puasa, sublimasi kebaikan bagi milenial untuk mengalihkan perhatian ke yang baik2 tentu lebih baik.

Hadits berikutnya, tentang 7 golongan yang mendapatkan naungan Allah, yaitu generasi milenial yang tekun beribadah. Ini juga sentuhan motivasi luar biasa.

Tua rajin ke masjid wajar. Sudah ada bau yang berbeda. Muda rajin ke masjid luar biasa. Kita yang audah dewasa hendaknya punya perhatian terhadap generasi milenial agar mereka mengambil estafet jihad dan dakwah Islam.

Semua orang yang mendapat amanah mengelola masjid hendaknya ada perhatian khusus untuk generasi milenial. Saya salut di masjid2 ada bimbingan dan wadah untuk remaja masjid. Bahkan beberapa tugas diberikan kepada kaum milenial.

Ayo estafet generatif kita berikan ke milenial. Tadarrus juga. Supaya mereka merasa dihargai. Aktifitas2 masjid, sebagian berikan kepada milenial.

Dulu, yang nabuh bedug, anak milenial. Tadarrus milenial. Yang menghabiskan menu buka, milenial juga. Milenial sayangnya cenderung hanya puasa perut tapi balas dendam yaitu mengalihkan makan.

Buka puasa itu secukupnya. Habis maghrib, isyak, tarawih, baru makan lagi, silakan.  Saya survey, milenial banyak yang tidak sahur karena merasa cukup dengan makan buka yang berat dan banyak tadi.

Seringkali milenial menggunakan ramadhan untuk interaksi dengan sesama. Tarawih bareng teman2. Biarkan. Itu habituasi. Karena itu, kita beri kaum milenial kesempatan berperan dalam dakwah.

Ayo kita gairahkan milenial untuk ibadah dan dakwah. Takmir masjid harus mengaktifkan mereka. Teruskan perjuangan Nabi untuk menularkan kepada milenial.

Dirangkum oleh H. Brilly El Rasheed, S.Pd. secara realtime dengan sedikit perbedaan.

Related

Motivasi 153070426744336583

Posting Komentar

Komentar Anda sangat berharga bagi kami. Jika Anda mendukung gerakan kami, sampaikan dengan penuh motivasi. Jangan lupa, doakan kami agar istiqamah beramal dan berdakwah. Klik juga www.quantumfiqih.com dan goldenmanners.blogspot.co.id

emo-but-icon

Hot in week

Random Post

Cari Blog Ini

Translate

Total Tayangan Halaman

Our Visitors

Flag Counter

Brilly Quote 1

Brilly Quote 2

Brilly Quote 3

item