Islam Melarang Ketidakjelasan












Oleh Brilly El-Rasheed, S.Pd.




Di antara keistimewaan Islam adalah Islam selalu mengedepankan kejelasan dalam segala sesuatu, dalam rangka memaksimalkan mashlahat dan meminimalisir mafsadat. Di antara bentuk konkritnya adalah sebagai berikut,

Islam melarang ketidakjelasan dalam shalat
Rasulullah bersabda,
لاَ غِرَارَ فِى صَلاَةٍ وَلاَ تَسْلِيمٍ
“Tidak boleh ada ketidakjelasan dalam shalat, tidak boleh pula dalam salam.” [Shahih Muslim no. 2670; Sunan Abu Dawud no. 929. Ash-Shahihah no. 318]
Al-Imam Ahmad pernah bertanya kepada Abu ‘Amr Asy-Syaibani tentang sabda Nabi tersebut, jawab beliau, “Janganlah ia keluar dari shalatnya sedangkan ia mengira masih ada sesuatu yang harus ia kerjakan hingga ia merasa yakin sempurna.” [Musnad Al-Imam Ahmad 2/461]


Islam melarang ketidakjelasan dalam pengadilan
‘Ali menceritakan
بَعَثَنِى رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِلَى الْيَمَنِ قَاضِيًا فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ تُرْسِلُنِى وَأَنَا حَدِيثُ السِّنِّ وَلاَ عِلْمَ لِى بِالْقَضَاءِ فَقَالَ « إِنَّ اللَّهَ سَيَهْدِى قَلْبَكَ وَيُثَبِّتُ لِسَانَكَ فَإِذَا جَلَسَ بَيْنَ يَدَيْكَ الْخَصْمَانِ فَلاَ تَقْضِيَنَّ حَتَّى تَسْمَعَ مِنَ الآخَرِ كَمَا سَمِعْتَ مِنَ الأَوَّلِ فَإِنَّهُ أَحْرَى أَنْ يَتَبَيَّنَ لَكَ الْقَضَاءُ ». قَالَ فَمَا زِلْتُ قَاضِيًا أَوْ مَا شَكَكْتُ فِى قَضَاءٍ بَعْدُ.
Rasulullah mengutusku ke Yaman sebagai qadhi, akupun mengungkapkan kepada beliau, “Wahai Rasulullah Anda mengutusku sementara aku baru beranjak dewasa dan aku tidak memiliki ilmu tentang hukum.” Maka Rasulullah menjawab, “Sesungguhnya Allah pasti akan menunjuki qalbumu dan mengokohkan (ucapan) lisanmu. Maka ketika dua orang yang sedang berselisih duduk di hadapanmu, maka jangan kamu keluarkan keputusan hingga kamu mendengarkan paparan dari pihak lain sebagaiman kamu mendengarkan dari pihak pertama. Sesungguhnya cara tersebut lebih memadai untuk menjelaskan kepadamu bagaimana keputusannya (yang benar).” Maka setelah itu tidak pernah salah menghukumi dan aku juga tidak pernah merasa ragu dalam keputusanku. [Sunan Abu Dawud no. 3584. Ash-Shahihah no. 1300]

Islam melarang ketidakjelasan dalam transaksi bisnis
Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah bersabda,
لاَ تُبَاعُ الصُّبْرَةُ مِنَ الطَّعَامِ بِالصُّبْرَةِ مِنَ الطَّعَامِ ، وَلاَ الصُّبْرَةُ مِنَ الطَّعَامِ بِالْكَيْلِ مِنَ الطَّعَامِ الْمُسَمَّى
“Tidak boleh menjual satu shubrah makanan dengan satu shubrah makanan, tidak pula satu shubrah makanan dengan makanan yang telah ditakar dengan takaran tertentu.” [Sunan Al-Kubra An-Nasa`i no. 6094. Shahih Al-Jami’ no. 7198]

Masih banyak ketidakjelasan dalam hal lain yang juga dilarang Islam. Anda bisa menyebutkan?

Related

Quantum 1684520403330038169

Posting Komentar

Komentar Anda sangat berharga bagi kami. Jika Anda mendukung gerakan kami, sampaikan dengan penuh motivasi. Jangan lupa, doakan kami agar istiqamah beramal dan berdakwah. Klik juga www.quantumfiqih.com dan goldenmanners.blogspot.co.id

emo-but-icon

Hot in week

Random Post

Blog Archive

Cari Blog Ini

Translate

Total Tayangan Halaman

Our Visitors

Flag Counter

Brilly Quote 1

Brilly Quote 2

Brilly Quote 3

item